Monday, February 6, 2017

Kuliner Pontianak Jl. Pangeran Jayakarta, Jakarta



Kuliner pontianak memang menjadi salah satu daerah yang perlu diacungi jempol untuk urusan kuliner, khususnya yang bergaya pecinan. Sudah bukan rahasia lagi kalau kalian dapat dengan mudah menemukan kuliner khas Pontianak di Jl.Pangeran Jayakarta atau biasa juga dikenal dengan nama PangJay ! Tempat ini memang sudah beken, bayangkan saja sepanjang jalan tidak kurang dari 20 kios menyajikan makanan khas Pontianak, mau tau ada apa saja?

Bagi orang Pontianak pasti sudah bukan hal yang baru, karena sebagian besar dari mereka pasti sudah tau area ini. Tidak hanya rumah makan, tetapi juga ada penjual makanan kaki lima serta ada juga toko kelontong yang menjual berbagai bahan makanan yang khas untuk makanan pontianak seperti Hekeng ataupun Baso Ikan, inilah dia beberapa hidangan yang bisa kalian jumpai di PangJay.

Choi Pan Goreng 



Untuk memulai perjalanan kuliner di sini, anda bisa memulai dengan sesuatu yang ringan dan lezat, inilah dia Choi Pan. Makanan berbahan dasar tepung beras ini memang jadi salah satu makanan yang harus kalian coba di Jl.Jayakarta, karena berbeda dari Choi Pan pada umumnya yang disajikan basah, disini mereka menggorengnya sebelum disajikan sehingga kulit luarnya terasa garing dan tetap legit didalamnya, untuk fillingnya sendiri ada bengkoang, kucai, talas dan juga kacang kuning. Makannya jangan lupa dicocol ke sambal cuka yang sangat memanjakan lidah, favorit gw sih yang bengkoang sama kucai! Must must try!

Otak-otak & Pengkang

Otak-Otak 
Pengkang
Masih di kedai yang sama kalian juga bisa menemukan makanan lain yang tak kalah seru, otak-otak! Mungkin makanan satu ini sudah umum tapi tetap saja selalu bisa memuaskan lidah para foodies, nah yang unik adalah pengkang! Pengkang ini sekilas mirip dengan otak-otak tapi ternyata tidak, hidangan ini justru mirip dengan lemper, namun isinya ada ebi begitu legit dan gurih, ebinya begitu padat dengan aroma yang kuat dan rasa yang pastinya menyenangkan, harganya juga murah hanya IDR 4.000 saja untuk 1 piecenya.

Siomay Babi (Siobi)

Choi Pan - Sup Ikan - Siobi (Siomay Babi)
Siobi alias Siomay Babi ini begitu terkenal di Pontianak *katanya* soalnya gw juga belum pernah ke sana, siomay ini bisa kalian pesen juga kok dari si kedai penjual choi pan dan juga pengkangnya, dijualnya per piece, satu piecenya IDR 5.000. Siobi ini sudah pasti non-halal ya, sebenarnya secara tekstur gw gak terlalu suka, karena agak lembek. Urusan siomay gw prefer yang padat dan kenyal, biasanya dengan campuran udang yang cukup banyak, cuma siomay satu ini dominan babi dan sagu saja, well sambal cocolannya yang asam pedas memang enak, dan meningkatkan rasa dari hidangan ini.

Sup Ikan Pontianak


Bagi yang ingin hidangan berkuah yang light, bisa memilih menikmati semangkuk sup ikan nan lezat. Sup ini berisi ikan kakap putih yang sangat lembut, berpadukan dengan baso tahu dan baso ikan, kuahnya sendiri memiliki kaldu yang pas, kemudian yang terpenting adalah tidak bau amis sama sekali, selain itu mericanya juga memberikan sentuhan pedas yang menghangatkan, ditambah lagi dengan minyak bawang putih goreng yang melengkapi nikmatinya sup ini. Ditambah dengan adanya selada segar, membuat sup ikan menjadi salah satu hidangan yang patut dipertimbangkan kalau lagi mampir ke daerah Pangeran Jayakarta, bagi yang kepingin nyoba dulu bisa pesen setengah porsi loh.

Kwecap SISI




Beralih sedikit ke depannya kalian akan menemukan salah satu sajian khas Pontianak, yaitu Kwecap! Gw salah satu penggemar berat kecap ya meski memang gak sehat sama sekali ya haha. Makanan ini seperti pada sup kebanyakan, isinya ada semacam kwetiau dengan tekstur yang lebih lunak dan ukurannya juga lebih besar, kemudian diberi kuah kaldu dan potongan kerupuk kulit babi yang direbus hingga lunak, jadi rasanya bukan crispy lagi, melainkan seperti hipio. Rasanya gausah diragukan lagi, terus dimakannya dengan sambal asam pedas yang membuat rasanya menjadi makin mantap. Selain itu bisa juga kalau mau ekstra tahu bakso atau baso ikan supaya makin lengkap! Harganya cuma IDR 25.000 satu porsi, jangan lupa juga beli kerupuk kulitnya! A bowl of FAT!

Mie Kepiting AHOK




Sudah bukan menjadi rahasia lagi, kalau Mie Kepiting menjadi salah satu hidangan pecinan khas dari Pontianak, nah di Jl. Pangeran Jayakarta ini ada salah satu kedai mie kepiting yang sangat terkenal di Jakarta, yaitu Mie Kepiting AHOK, well bukan karena namanya yang sama dengan Gubernur kita ya, tapi memang dari dulu ini udah top! Seperti pada Mie Kepiting umumnya, isinya itu melimpah ruah, mulai dari daging ayam, jamur, otak-otak, kekian, baso ikan, dan pastinya daging kepiting beserta pangsit goreng! Komplit plit plit plit! Rasanya pun gurih dan aromanya enak banget, terutama aroma minyak wijen dan bawang putih yang berpadu, meski porsinya terbilang dikit ga masalah kan masih banyak lagi makanan yang mau kita coba!

Kwetiau Sapi Seroja Baru



Masih dalam keluarga bakmi, kini ada Kwetiau Seroja Baru. Kwetiau satu ini mungkin memang sudah tak asing lagi bagi kita, karena punya cabang cukup banyak dengan brand yang sudah lebih ternama, tapi ya asal mulanya memang di sini loh! Kwetiaunya sudah pasti kwetiau sapi yang paling asik, meski ada juga kwetiau seafood tapi gw sih rekomennya yang sapi, isiannya ada daging sengkel, urat dan babat beh juara! Kwetiau goreng ala Pontianak ini memang agak basah, karena mereka memasukan telurnya diakhir, jadi beda banget ya sama tek-tek biasa. Rasanya sudah pasti gurih banget, selain kwetiau goreng kalian juga harus coba kwetiau siram dan kwetiau bun, dijamin nagih!

Sate Kuah



Satu lagi kuliner unik dan khas yang gak akan kalian ditemukan di tempat lain, Sate Kuah! Kalau ada yang pernah makan sate kuah yang modelnya jadi kayak soto, nah itu jenis Betawi, kalau Pontianak ini bener-bener beda, well literally ya ini sate ayam dengan bumbu kacang pada umumnya yang disajikan dengan lontong, namun sentuhan akhirnya disiram dengan kuah kaldu gurih! Pilihannya ada sate ayam dan sapi, bumbunya memang lain, gak seperti sate madura umumnya, gurih dan manisnya beda, apalagi dengan ada kuahnya yang "becek" taburan bawang goreng membuat rasanya menjadi sempurna.

Pisang Goreng 


Meskipun pisang goreng terdengar sangat umum dan rasanya ya gitu-gitu aja tapi percayalah Pisang Goreng Pontianak punya rasa yang begitu istimewa, pisangnya gak lembek, kemudian tepungnya juga crispy dan gak terlalu tebal, selain itu juga gak terlalu manis, bener-bener cemilan yang bikin gagal diet! Selain pisang goreng dijual juga gandasturi yang isinya itu kacang ijo, satu piecenya hanya IDR 3000, buat teman minum kopi atau teh dijamin JUARA!

Ce Hun Tiau




Last, sebagai hidangan penutup saatnya cari yang manis-manis dan segar, yaitu Ce Hun Tiau! Es Jelly ala Pontianak yang siap sedia sebagai pelepas dahaga! Isinya ada jelly dan ketan item, kemudian dikasih santan dan es baru serta gula merah yang manis! Meskipun bukan Ce Hun Tiau yang spesial dan bikin kepingin nambah lagi, tapi setidaknya bisa mengobati rindu bagi para pecinta kuliner yang ingin menikmati segarnya Ce Hun Tiau ini, harganya juga hanya IDR 10K !

Well, itulah sebagian dari makanan-makanan khas Pontianak yang menarik untuk dicicipi di daerah Pengeran Jayakarta ini, meski masih banyak lagi hidangan khas yang tak kalah seperti Bakso Afung, Bubur Ikan, Nasi Campur, Kwe Khia Teng, Sekoteng, Martabak dan lain-lain nah makanya daripada penasaran mending langsung tancap gas ke sana!

Stay Hungry,
Filipus Verdi Danutirto Tanu

=====================

follow me:
on instagram : @filipusverdi
on twitter     :  @hungrydoctor

=====================

No comments:

Post a Comment